Uncategorized

Lokasi dan Arkeologi Jepang

Sosok tokoh terkenal dalam sejarah yang diangkat menjadi film Conan the Barbarian kembali menjadi sorotan setelah arkeolog menemukan kawasan yang menjadi rumah bangsa Cimmeria. Sosok Conan diketahui berasal dari bangsa Cimmeria, kaum nomaden yang berada di Anatolia.Arkeolog Jepang yang sedang menggali di Provinsi Kirikkale Turkiye, menemukan bukti desa Buklukale dulunya adalah kawasan pemukiman orang Cimmeria. Sejumlah artefak yang ditemukan sesuai dengan sejarah dari bangsa ini beserta bukti terjadinya peperangan dari benteng yang ditemukan di lokasi itu.

Penggalian oleh Kementerian Budaya dan Wisata yang sudah dilakukan di lokasi itu sejak 14 tahun lalu mengungkap dua lokasi arkeologi yang login idn live dikenal dengan ‘kota atas’ dan ‘kota bawah’. Penggalian ini dipimpin oleh arkeolog Jepang Kimiyoshi Matsumura, profesor di Universitas Kirsehir Ahi Evran, seperti dilaporkan Daily Sabah dan dilansir laman Ancient Origins.

“Di dalam benteng ini kami menemukan sejumlah bahan bermotif binatang dari orang Scythia. Kami juga menemukan patung kecil orang menunggang kuda yang kami yakini berhubungan dengan bangsa Cimmeria. Semoga kami bisa mengidentifikasi pemukiman pertama mereka atau benteng di Anatolia,” kata Matsumura.

Kawasan Pemukiman Bangsa Cimmeria

Desa Buklukale diyakini menjadi kawasan pemukiman pertama bangsa Cimmeria di Anatolia dan sejumlah artefak yang ditemukan memberikan gambaran bagaimana budaya setempat dan jejak peperangan di dalam benteng.Bangsa Cimmeria dikenal dengan kekuatan militer mereka dan penyerangan terhadap kerajaan di sekitarnya. Mereka mahir berkuda dan memanah. Mereka kerap menyerang wilayah bangsa Assyria dan Urartua. Bangsa Cimmeria, kaum nomaden, diketahui dari sejumlah teks bangsa Assyria yang menyebut mereka Ga-mir Togel atau Gi-mir-aa. Bangsa ini kemungkinan tinggal di selatan Ukraina yang kini adalah Krimea, kata sejumlah akademisi.

Meski punya kemampuan militer, bangsa Cimmeria tidak memiliki entitas politik yang berumur panjang di Anatolia. Mereka hidup secara konfederasi dari suku-suku ketimbang negara yang tersentralisasi.Kemunduran bangsa Cimmeria diyakini terjadi pada abad ke-6 sebelum Masehi. Mereka perlahan kalah dominasi dari kekuatan bangsa Scythia dan Medes

Back to list

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *